Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 13 June 2014
 
ajari anak berenang
 
Berenang adalah salah satu life skill atau keahlian yang diperlukan dalam hidup. Banyak orang tua bertanya-tanya bagaimana cara mengajarkan anak berenang. Perlu diketahui, sejak baru lahir, bayi sudah bisa diajarkan berenang. Pasalnya selama sembilan bulan berada di perut ibu, bayi sudah terbiasa dengan air (ketuban). Menginjak usia empat bulan, bayi bahkan sudah punya refleks menyelam. Artinya, jika menyelam, dia tahu bagaimana cara agar tidak menelan air. Jadi sebenarnya sangat ideal untuk mengajarkan berenang di usia-usia seperti ini.

Tapi begitu usia bertambah dan otak anak semakin berkembang, refleks ini justru menghilang. Akibatnya, anak harus belajar lagi untuk menahan nafas di dalam air.  Agar kebugaran tubuh anak selalu terjaga, Anda bisa menjadi pelatih bagi anak Anda untuki mengenalkan renang. Saat mengajarkan keahlian ini ke anak, ada beberapa tip yang harus diperhatikan:

1.    Pastikan mood Anda sedang bagus saat mengajarkan anak berenang. Dengan begitu Anda jadi lebih sabar. Saat pertama kali memasuki kolam dalam, ada kemungkinan anak akan takut dan merasa waswas. Pastikan Anda ada di dekat mereka. Buatlah sedemikian rupa agar anak senang berada di dalam air. Ciptakan cara agar anak merasa nyaman ketika tubuhnya masuk ke dalam air. Minta dia berpegangan pada pinggiran kolam atau tubuh Anda sampai tubuhnya terasa ringan.

2.    Sebagai langkah awal, ajak si Kecil bermain-main di pinggir kolam dulu. Sedikit demi sedikit ajak ke kolam yang lebih dalam. Dalam setiap tahapan, ingatlah selalu untuk menciptakan suasana yang menyenangkan. Misalnya memerciki wajahnya dengan air atau bermain siram-siraman. Berih contoh cara menggerakkan kedua kaki agar mengambang, dan minta anak menirukan gerakan kaki Anda.

3.  Jika kepercayaan diri anak sudah semakin meningkat, Anda boleh mencoba gerakan yang lebih sulit. Tengkurapkan anak, sanggah badannya dengan kedua tangan Anda. Minta dia melebarkan lengan seolah-olah menjadi pesawat. Pasti dia senang. Setelah itu, tingkatkan kesulitannya. Pegang ketiak anak dengan dua tangan dan biarkan kakinya bergerak-gerak sendiri. Dengan begini, sedikit-sedikit anak belajar cara mengapung.

4.   Soal mengapung, sebenarnya ini kemampuan yang dimiliki manusia secara alami. Anda bisa mengajari anak dengan menelentangkan badan mereka di kolam setinggi pinggang. Biarkan beberapa saat sampai anak merasa nyaman dengan posisi itu. Begitu sudah nyaman, dalam posisi yang sama, minta mereka melengkungkan punggung. Lalu perlahan-lahan, jauhkan tangan Anda dari punggung anak. Siap-siap membantu jika anak panik dan ketakutan. Proses ini perlu waktu yang cukup lama sampai anak merasa percaya diri untuk mengapung dengan telentang. Tak apa-apa, jalani saja, pasalnya tahapan ini sangat penting. Nantinya, kalau ketakutan saat sedang belajar berenang, mereka bisa langsung membalikkan badan dan mengapung, sampai kepanikan hilang dan siap mencoba kembali.

5.     Jika anak sudah pintar melayang di air saat tangannya Anda pegang, lepaskan dia dan biarkan berenang sendiri. Tetaplah berada di dekat anak agar mereka juga merasa aman. Sebaiknya mulailah belajar berenang di kolam yang tidak terlalu dalam. Anda bisa berdiri di satu titik dan mintalah anak berenang ke Anda. Berikan selamat jika dia berhasil. Lakukan proses ini beberapa kali, tahu-tahu anak sudah berenang bolak-balik di kolam.

 

Produk terkait yang terdapat di Niceforkids :

tas anti air kantung cuci clodi clodi new born baju bayi
Wetbag Laundry Net Clodi Pempem Jumper Carter

 

 



Related Article