By   Article Published 25 December 2014
 
 
Sebuah penelitian menemukan bahwa makan di meja kerja membuat seseorang lebih cepat gemuk. Selain itu, penelitian yang dipimpin oleh Ashima Kant ini, mengatakan bahwa kebiasaan tersebut bisa membuat seseorang kekurangan vitamin dan kolestrol pun meningkat.
 
Penelitian ini adalah hasil studi yang menghubungkan korelasi antara kebugaran tubuh dan jumlah kalori akibat sering makan di luar rumah.
 
"Kami menemukan partisipan yang makan di luar enam kali atau lebih dalam seminggu, memiliki indeks masa tubuh yang lebih tinggi, dan konsenstrasi lipoprotein (molekul yang menghancurkan kolestrol dari dalam darah) yang lebih rendah," ujar Ashima Kant seperti dikutip The Sunday Times.
 
Kant juga mengatakan bahwa orang yang sering makan di luar rumah akan lebih mudah kekurangan nutrisi seperi vitamin C dan E dalam darah. Efeknya lebih mudah terjadi pada perempuan dan orang dewasa diatas usia 50 tahun.
 
Penelitian ini dilakukan terhadap 8.314 pekerja yang tidak memedulikan kesehatan tubuh dan sering makan sembarangan di luar rumah.
 
Dewasa ini, obesitas menjadi masalah tersendiri bagi warga dunia. Di Inggris misalnya, data menunjukan 24.4 persen laki-laki dan 25 persen perempuan mengalami obesitas. Jika ditotal, 64 persen penduduk Inggris dapat dikategorikan kelebihan berat badan atau obesitas.
 
Menurut data dari penelitian ini, akhirnya para penduduk Inggris harus menghabiskan lebih kurang 50 milyar poundsterling, hanya untuk mengatasi maasalah obesitas seperti serangan jantung, diabetes, dan stroke.
 
Karena alasan menghemat waktu banyak para pekerja dan mungkin Anda sendiri sering makan siang di meja kerja. Memang kebiasaan ini membuat waktu bekerja terasa lebih efisien, tetapi sebenarnya hal ini tidak bagus bagi kesehatan Anda. Ada beberapa efek buruk bagi kesehatan dan kebersihan.
 
Berikut ini efek buruk kebiasaan makan di meja kerja :

1.   Tidak bagus untuk sistem pencernaan

Saat makan, tubuh membutuhkan suasana yang rileks sehingga dapat mengurangi stres pada kesehatan internal dan pencernaan. Saat Anda makan sambil bekerja, konsentrasi akan lebih banyak terpusat pada pekerjaan dibandingkan pada makanan. Sehingga akan mengurangi suplai darah yang seharusnya lebih banyak untuk sistem pencernaan menjadi ke otak dan jantung. Efek buruk yang mungkin dirasakan akibat kebiasaan makan di meja kerja adalah kembung, heartburn, dan gangguan pencernaan lainnya.

 

2.   Buruk untuk bentuk tubuh

Terlalu lama duduk berjam-jam akan membuat beberapa bagian tubuh seperti bahu, punggung, leher, dan tungkai pegal. Pergi makan siang ke luar sebenarnya merupakan alasan yang baik untuk meninggalkan sejenak meja kerja. Berjalan kaki akan membuat sirkulasi darah lebih lancar sehingga tubuh pun lebih berenergi.

 

3.   Tidak merasa kenyang

Efek buruk ketika makan di meja kerja yaitu Anda mengalihkan konsentrasi dari makanan ke pekerjaan. Karena terlalu berkonsentrasi dalam bekerja, orang tidak memperhatikan proses makan sehingga memicu asupan berlebihan. sehingga selesai makan tidak merasa kenyang

 

4.   Menurunkan produktivitas kerja

Menggerakkan tubuh dengan berjalan ke kantin juga membantu memperlancar suplai oksigen ke seluruh tubuh dan otak. Meninggalkan meja kerja sebentar juga bermanfaat membuat otak beristirahat. Ini membantu Anda menyegarkan kembali otak dan mengurangi lelah. Saat makan di meja, otak tidak mendapatkannya. Efek buruk makan di meja kerja membuat Anda menjadi cepat lelah dan bosan sehingga menurunkan produktivitas kerja.

 

5.   Meja kerja bukanlah tempat yang bersih

Efek buruk makan di meja kerja tidak hanya menambah kotor meja, tetapi juga membuat makanan Anda terpapar bakteri dari meja. Penelitian membuktikan, rata-rata bakteri yang ada di meja kerja 400 kali lebih banyak daripada jumlah bakteri yang ada di dudukan toilet.

 

 




Related Article