By Kukuh Wira K  Article Published 09 June 2015
 
Mimisan menjadi salah satu hal yang sering terjadi pada manusia, baik pada orang
sabuk bonceng anak
Sabuk Bonceng Anak dan Bayi
kaos anak
Kaos Anak Karakter
alas mandi
Alas Mandi Bayi
topi keramas anak
Topi Keramas Anak
dewasa ataupun anak-anak. Meskipun
tergolong ringan, namun mimisan bukan sesuatu yang bisa diabaikan. Setelah memberikan pertolongan pertama, ada baiknya memeriksakannya kepada dokter. Namun, bagaimanakah pertolongan pertama pada saat orang terdekat mengalami nya? Terutama pada si kecil yang masih belum paham hal tersebut?

Apa penyebab mimisan?

Sebelum membahas pertolongan pertama pada mimisan, akan lebih baik jika para bunda mengetahui lebih dulu kenapa hal ini bisa terjadi. Menurut dokter anak, mimisan pada anak-anak bisa saja terjadi karena pendarahan pada pembuluh darah di hidung. Hal ini lebih sering menjadi alasan mimisan pada anak-anak karena mereka masih memiliki pembuluh darah yang rentan dan sensitif.

Mimisan sendiri biasanya merupakan sebuah hal yang dibawa sejak lahir. Namun ada juga yang karena faktor kondisi tubuh seperti pembekuan darah yang sulit. Anak-anak yang sangat sensitif terhadap lingkungan sekitar seperti tidak tahan suhu ektrem seperti terlalu dingin atau terlalu panas, perubahan cuaca yang drastis, terlalu lelah, atau terjatuh sehingga hidungnya terbentur juga dapat menjadi alas an kenapa mereka bisa mengalami mimisan. Maka dari itu, penanganan yang tepat sebagai tindakan pertolongan pertama perlu dilakukan.

Apa yang harus dilakukan saat anak mimisan?

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat anak dudun dan tenang terlebih dahulu. Hindari menyumpalkan tisu atau daun sereh ke hidung karena akan memperlambat proses pembekuan darah. Cara yang benar adalah dengan mencondongkan posisi anak ke depan sehingga akan menghindari darah berbalik mengalir ke dalam.

Setelah itu tekan pangkal hidung si kecil dengan ibu jari dan telunjuk. Agar tidak berceceran, gunakan kain aau tisu bersih saat menekan hidung. Lakukan hal ini 1-2 menit atau setidaknya sampai darahnya berhenti menetes keluar. Beri himbauan agar mereka bernafas melalui mulut saat melakukan penekanan di pangkal hidung tadi.

Jika sudah melebihi 2 menit mimisan belum berhenti, compress hidung mereka menggunakan es yang telah dibungkus saputangan. Sampai pendarahan benar-benar berhenti. Namun, jika tetap tidak berhenti sampai 10-20 menit, akan lebih baik jika bunda segera membawa si kecil ke rumah sakit. Karena biasanya mimisan yang berlebihan dan berlangsung lama mengindikasikan adanya ganguan pada organ lainnya.

Membawa si kecil ke dokter juga perlu dilakukan jika mimisan berlangsugn terlalu sering atau menyebabkan anak pusing sampai pingsan. Memeriksakan mereka juga perlu dilakukan jika si kecil mengalami mimisan ketika umur sereka masih dibawah 2 tahun karena hal tersebut seharusnya tidak terjadi dan menunjukkan ada hal lain yang terjadi pada kondisi tubuh anak.
 


Related Article