Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 03 December 2015
 
Banyak hal yang sebenarnya tidak disadari oleh orang tua dilakukan pada anak-anaknya. Salah satunya adalah dengan membandingkan anak kita dengan anak lainnya. Meskipun tujuannya adalah agar si kecil bisa memiliki motivasi untuk menjadi lebih baik seperti yang lainnya, namun hal ini ternyata bisa memjadi boomerang bagi kita.

Alasan tersebutlah kenapa banyak ahli anak sangat tidak menyarankan untuk membandingkan satu anak dengan anak lainnya. Hal ini dikarenakan perkembangan setiap anak berbeda dari satu dengan yang lainnya. Mereka juga memiliki minat dan bakat tersendiri dan lebih sering berbeda dengan teman-temannya yang lain. Sehingga membandingkan mereka bukanlah jalan yang tepat.

Apa yang harus dilakukan orang tua?

Meskipun sudah tahu, masih banyak orang tua yang tidak menyadarinya. Sehingga mereka perlu membiasakan dan mengingat beberapa hal berikut :

Pertama adalah selalu menghargai kekuatan anak. Setiap anak memiliki kekuatan yang berbeda meskipun mereka satu kelas bahkan duduk bersama. Bisa saja si A sangat bagus di akademis terutama pelajaran matematika. Namun belum tentu si B seperti itu dan harus seperti itu. Karena mungkin saja si B lebih tertarik pada ilmu alam atau kesenian.

Hargai semua prestasinya dan maklumi kelemahannya selama tidak mengganggu laju nya. Hindari kata kata seperti “Si A bisa melakukannya kenapa kamu tidak?” atau “Si B bisa mendapatkan nilai 90 kenapa kamu hanya 70?”

Mulailah dengan memberikan motivasi dan aura positif saat si kecil sudah bisa melakukan hal sekecil apapun seperti “Wow nilainya naik 5 poin, yuk naikkan lagi”.

Hal selanjutnya adalah terus menggali kelebihan si kecil. Setiap kekuatan dan kelebihan mereka merupakan sesuatu yang akan membawa mereka ke hal yang lebih baik nantinya. Jangan memaksa mereka untuk lebih di semua hal karena akan memberikan tekanan dan mengakibatkan depresi.

Biarkan mereka memilihnya sendiri dan support apapun yang mereka inginkan selama hal tersebut dapat berdampak positif kepada si kecil. Hal ini yang terkadang sering luput oleh para orang tua. Saat nilai anak-anak mereka jatuh, orang tua mengancam untuk tidak membolehkan mereka untuk melakukan hobinya lagi. Padahal hal tersebut justru akan membuat anak memberontak dan sama sekali tidak tertarik untuk melakukannya. Motivasi anak bunda dengan memberikan analogi yang tepat, seperti “Wah jago sekali renangnya. Tapi jangan dilupakan belajarnya ya, biar bisa tetap naik kelas”

Hal lain yang bisa dilakukan saat si kecil sedang berada pada masa down nya adalah membandingkan apa yang dia dapat sekarang dengan apa yang dia dapat di masa lalu. Dengan kata lain membandingkan perilakukanya dengan dirinya sendiri. Jika biasanya bunda berkata “Kalau temanmu bisa melakukannya kamu juga akan bisa melakukannya” bisa diubah dengan “kemarin kamu sudah bisa, pasti sekarang juga bisa”
 

Produk terkait yang tersedia di Niceforkids :

 
clodi cluebebe sabuk bonceng gelang anti nyamuk kaos anak
Popok Cuci Ulang Sabuk Bonceng Gelang Anti Nyamuk Kaos Anak

 


Related Article