By   Article Published 03 February 2015
 
Bermain adalah satu hal yang sangat identik dengan bayi, balita, dan anak-anak. Tapi tahukah bunda jika terdapat beberapa golongan permainan bayi dan juga balita yang dapat meningkatkan kecerdasan? Yuk kita periksa.

Salah satu permainan bayi yang dapat membuat cerdas adalah permainan tentang ukuran benda. Ukuran benda dapat dengan mudah dimainkan. Salah satuya seperti memberikan pernyataan : “Adik memiliki gelas kecil, dan bunda memiliki gelas besar” lalu bunda dapat mendekatkan gelas milik bunda dan si kecil sehingga terlihat perbedaannya.

Bentuk permainan seperti menyusun balok yang berbeda ukuran atau box yang disusun menyesuaikan ukuran juga menjadi permainan yang telah lama dilakukan oleh para guru di sekolah usia dini. Selain itu, permainan ukuran ini juga dapat bunda kombinasikan dengan menunjukkan tentang arah sederhana seperti di atas, di bawah, kanan, dan kiri.

Permainan bayi selanjutnya yang dapat membuat kualitas bermain anak menjadi lebih berdampak adalah permainan bayi padu serasi. Ambil permainan atau dua benda kecil yang berbeda ukuran dalam jumlah banyak. Contohnya seperti pensil dan crayon. Lakukan pengelompokan satu per satu di depan bayi, dan lihatlah, bayi anda akan mengikutinya. Benarkalah jika mereka melakukan kesalahan dengan mendekatkan benda tersebut satu sama lain.
 
 
 
Bernyanyi yang bertepuk tangan merupakan hal sederhana yang ternyata mampu memberikan efek luar biasa. Selain akan membuat gembira, bertepuk tangan akan mengasah keterampilan bahasa dan koordinasi otot tangan. Selain itu, permainan ini juga dapat melatih baby mulai memahami pra-matematia seperti ritme, mencari pola, dan prediksi kedepannya.

Bunda tinggal menyalakan mudik dan bertepuk tangan. Bunda juga bisa menari mengikuti irama yang ada. Jika ada, berikan si kecil alat music pukul atau kerincingan yang dapat berbunyi jika digoyangkan.

Pembelajaran lain yang lebih dalam ketika usia anak bertambah adalah berhitung. Namun ingat bunda, berhitung sederhana. Jangan samakan perhitungan yang bunda ajarkan sebagai permainan kepadanya sama seperti guru ajarkan disekolah. Contoh mudah yang dapat bunda lakukan adalah seperti menghitung kue saat bunda dan baby sedang memasukkannya ke toples. Atau menghitung garis-garis yang ada pada bajunya.meskipun tidak tepat benar, hal ini akan memicu kemampuan matematiknya saat dia besar nanti.

Jadi bunda, bunda tidak perlu bingung atau takut jika si baby tidak masuk sekolah usia dini. Karena sebenarnya bunda bisa mengajarkan permainan-permainan yang juga menjadi topic utama pembelajaran baby di sekolah. Lakukan sendiri, karena selain akan memberikan kedekatan lebih ada bunda dan baby, si baby sendiri juga akan mendapatkan perhatian lebih. Yuk dicoba.

 


Related Article