By Kukuh Wira K  Article Published 30 May 2014
 
Pasca melahirkan tentunya akan muncul perasaan pada diri seorang ibu merasa senang, haru sekaligus lega karena perjuangan selama 9 bulan selama masa kehamilan dan proses melahirkan telah terlewati dengan selamat. Kini hadir buah hati yang akan senantiasa menemani hari-hari ibu. Namun beberapa hari kemudian, justru perasaan senang yang menghinggapi kini berubah menjadi rasa penuh kesedihan dan khawatir. Hampir 50% ibu mengalami rasa sedih dan khawatir pasca melahirkan. Kondisi ini dinamakan sebagai Baby Blues Syndrome.

Baby Blues Syndrome adalah suatu kondisi dimana akan muncul perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang sangat mendalam yang diarasakan oleh kebanyakan Moms pasca melahirkan. Kondisi ini biasanya akan terjadi selama 14 hari pertama pasca melahirkan dan akan cenderung lebih memburuk pada 3 atau 4 hari pasca proses melahirkan berakhir.

Berikut Adalah Penyebab Baby Blues Syndrome:

Faktor Hormonal

Ketika proses persalinan berakhir, hormon kortisol pada seorang ibu biasanya akan cenderung naik mendekati kadar seperti pada orang yang tengah merasakan depresi berat. Di saat yang bersamaan juga prolaktin dan juga hormon laktogen yang memicu produksi ASI juga akan meningkat pesat dan justru sebaliknya, hormon progesteron malah akan mengalami penurunan yang sangat signifikan yang mengakibatkan timbulnya kelelahan fisik sehingga memicu terjadinya depresi dan terjadilah Baby Blues Syndrome.

Faktor Fisik dan juga Faktor Psikis

Baby Blues Syndrome juga bisa dipicu akibat dari dari rasa lelah yang tiada tara pasca melahirkan dan juga akan disambung dengan kondisi kewajiban Ibu baru tersebut untuk mengurus sang bayi secara intensif dan telaten setiap hari. Kondisi ini akan menyebabkan rasa lelah, frustasi dan bahkan rasa penyesalah yang sangat mendalam sehingga menimbulkan depresi berat.

Faktor Sosial

Seorang Ibu baru tentunya akan memiliki kondisi yang sangat berbeda dengan ketika dia masih belum memiliki bayi. Kesulitan beradaptasi dengan statusnya tersebut dan akan takut dalam menghadapi pandangan orang luar.

Ibu yang mengalami Baby Blues Syndrome biasanya akan mengalami gejala-gejala seperti berikut :
  • Rasa sedih dan depresi memenuhi perasaan ibu hingga menyebabkan ibu sering menangis
  • Emosi sangat labil, mudah marah, gampang tersinggung dan sering hilang rasa sabarnya
  • Kerap kali ibu merasa kelelahan dan sering dihinggapi sakit kepala
  • Sering merasa kurang percaya diri
  • Sering mengalami rasa cemas
  • Mengalami kesulitan dalam berisitirahat atau susah tidur
  • Sering mengalami rasa takut akan berbagai hal
Baby Blues Syndrome memang bisa dikatakan gejala normal ibu pasca melahirkan. Namun kondisi tersebut cukup menyiksa bagi ibu. Oleh karena itu di perlukan kiat-kiat untuk menghindari atau meminimalisir kondisi akibat baby blues syndrome tersebut. Berikut beberapa tips yang bisa ibu lakukan:

Lakukan persiapan yang matang sebelum melahirkan. Persiapan di sini bisa meliputi persiapan fisik (perlengkapan bayi, dana, dll) maupun persiapan mental. Karena seorang ibu yang sudah matang dan siap dalam menghadapi persalinan, maka mental ibu akan terasah tatkala ibu memiliki buah hati baru.
 
Lengkapi pengetahuan ibu akan perawatan dan kesehatan seputar bayi. Pengetahuan bisa di dapat melalui buku, majalah, forum atau situs-situ bayi. Untuk di bidanku.com anda bisa mencari pengetahuan tentang merawat bayi di kategori dunia balita. Ibu yang telah siap dalam melakukan perawatan bayi dan telah paham betul bagaimana cara membesarkan bayi dengan benar akan terhindar dari baby blues syndrome
 
Support dari keluarga sangat penting terutama dari suami guna menghindarkan ibu terkena baby blues syndrome. Berkeluh kesahlah pada suami, berbagi tugas dan tanggung jawablah dengan suami akan meringankan beban ibu
 
Berisitirahatlah selagi kesempatan untuk beristirahat itu ada. Merawat bayi memerlukan perhatian ekstra. Dibutuhkan tenaga dan pikiran yang tidak sedikit yang dapat membuat ibu sangat letih. Oleh karena itu jika ada waktu istirahat manfaatkan dengan baik, atau mintalah pengasuhan sebentar baik oleh suami atau keluarga lainnya untuk memberikan anda waktu untuk beristirahat.
 
Berbagi pengalaman dengan ibu-ibu yang lain dipercaya dapat mengurangi beban ibu pasca melahirkan. Anda bisa melakukan hal ini dengan berbagai komunitas ibu yang ada. Untuk di Bidanku.com anda bisa bergabung di Komunitas Bunda.
 
Perhatikan pola makan anda. jaga kebutuhan nutrisi dan vitamin bagi ibu. Selain untuk kualitas ASI, nutrisi dan vitamin yang terpenuhi akan membuat ibu makin tampil sehat pula.
 
Be positf. Buang jauh-jauh perasaan negatif tentang apa pun itu. Hidup akan terasa ringan jika anda selalu berpikiran positif.
 
Jangan lupa berdoa, berserahlah kepada Yang Maha Kuasa karena segala sesuatu pasti ada di TanganNya. Berdoalah agar kehidupan anda keluarga, dan anak anda senantiasa dalam lindungan dan berokahNya.

Baby Blues Syndrome masih tergolong ringan dan biasanya berlangsung hingga 2 minggu. Jika Anda mengalaminya lebih dari 2 minggu, bisa jadi itu adalah Postpartum Depression dan sebaiknya  Anda berkonsultasi dengan dokter Anda
 
 
Perlengkapan bayi yang tersedia di Niceforkids :
 
susu ibu menyusui gurita setelah melahirkan teh ibu meyusui pembalut nifas
Susu Pelancar ASI Slimming Belt Teh Pelancar ASI Pembalut Anannda
 


Related Article