By Kukuh Wira K  Article Published 15 May 2015
 
kejang pada bayi
 
Kejang pada bayi merupakan sebuah kasus kesehatang yang sering sekali terdengar oleh telinga. Dari kasus ringan seperti kejang karena demam biasa sampai yang menimbulkan kematian. Namun, tahukah bunda, selain kejang yang disebabkan oleh demam tinggi pada bayi ternyata banyak alas an lain kenapa si kecil bisa mengalami kejang.

Apa sebenarnya kejang pada bayi itu?

Kejang pada anak sendiri sebenarnya terjadi karena adanya kontraksi antar otot-otot bayi secara berlebihan. Hal ini terjadi diluar control dan bisa berlangsung dalam jangka waktu tertentu.

Penyebab kejang yang paling banyak ditemui adalah kejang demam, yaitu kejang pada bayi yang menderita demam dengan suhu badan yang sangat tinggi. Kejang pada saat suhu badan sangat tinggi sendiri ternyata mengindikasikan beberapa kemungkinan gangguan kesehatan pada si kecil. Gangguan kesehatan seperti radang telinga, infeksi paru, infeksi saluran cerna, atau dan lain sebagainya yang juga dapat mengakibatkan munculnya demam juga akan memicu terjadinya kejang.

Selain disebabkan oleh demam yang biasanya diikuti dengan tingginya suhu bada pada si kecil, ternyata kejang juga bisa terjadi pada kondisi suhu badan normal. Biasanya kejang pada kondisi suhu badan normal pada bayi ini terjadi ketika ibu dari bayi tersebut menderita penyakit diabetes mellitus atau bayi lahir dengan berat badan lebih dari 4 kg.

 
 kaos kaki bayi
 Kaos Kaki Boneka Bayi
 bantal peyang bayi
 Bantal Peyang Bayi
 alas mandi bayi
 Alas Mandi Bayi
 gendongan bayi
 Gendongan Bayi
Pada bayi yang memiliki diabet, biasanya bayi yang dilahirkan mengalami kekurangan gula darah. Sehingga kejang dapat terjadi tanpa diikuti atau ditandai dengan adanya demam. Sedangkan pada bayi yang lahir dengan berat badan lebih dari 4 kg memiliki resiko kejang di bulan awal kelahirannya.

Kejang pada kondisi suhu badan rendah pada bayi juga bisa mengindikaskan adanya kelainan otak pada si kecil, seperti adanya tumor, radang, atau pendarahan otak. Selain kelainan otak, bisa juga kejang ini mengindikasikan bahwa si ibu terjangkit salah satu virus TORCH saat masa kehamilannya.

Bagaimana cara mengatasinya?

Kondisi bayi yang kejang memang perlu diperhatikan. Sehingga langsung menghubungi petugas kesehatan terdekat adalah cara terbaik untuk menolong bayi dan mengetahui kondisi bayi. Namun untuk pertolongan pertama saat si kecil tiba-tiba mengalami kejang, pertama bunda bisa membaringkan si kecil di tempat luas. Hindari memeluk atau mengerubungi si kecil saat hal tersebut terjadi karena mereka membutuhkan ruang bebas untuk memudahkan menghirup oksigen.

Setelah itu bunda dapat memiringkan badan si kecil agar air liurnya dapat keluar. Setelah itu ambillah sendok dan lapisi dengan kain lembut yang bersih untuk menahan mulut si kecil agar lidah dan gusinya tidak tergigit. Hal ini dikarenakan saat terjadi kejang, bayi biasanya akan melakukan gigitan keras yang dapat juga ematahkan gigi mereka sendiri. Jika gigitan itu sudah mereda maka artinya kejang bayi juga telah mereka.

Jika bayi sudah tenang dan lepas dari kejangnya hal terbaik selanjutnya adalah membawanya secepat mungkin ke dokter atau petugas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mencari tahu apa yang menyebabkan dia kejang. Jangan panic dan tetap tenang juga akan lebih membantu bunda untuk dapat berfikir jernih tentang keselamatan si kecil.

Nah bunda, semoga bermanfaat ya informasinya.

 


Related Article