Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 11 July 2014
 
sikat gigi bayi
Sikat Gigi Jari
alas mandi bayi
Alas Mandi Bayi
topi keramas bayi
Topi Keramas Bayi
gigitan bayi
Gigitan Bayi
Permen dan coklat adalah salah satu list makanan favorit di list anak-anak bunda. Makanan ini juga sering kali menjadi pembujuk yang langsung dapat meluluhkan hati anak-anak bunda saat mereka marah atau menangis, sampai-sampai hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang sangat umum terjadi di masyarakat. Namun tahukah bunda, kebiasaan ini bisa saja termasuk dalam kategori candu atas permen dan coklat? Dan tahukah bunda apa dampak kecanduan dari salah satu dari sekian makanan manis favorit anak-anak ini? Yuk cari tahu disini.

Dampak pertama yang sudah menjadi paham umum adalah kerusakan gigi. Kandungan kadar gula yang tinggi dalam makanan manis ini menjadi media yang sangat baik bagi pertumbuhan bakteri di gigi anak. Maka dari itu kenapa setelah makan-makanan ini disarankan untuk langsung menggosok gigi. Karena jika lebih lama membiarkan sisa gula di gigi, maka bakteri-bakteri penyebab kerusakan gigi akan sangat cepat berkembang.

Selain kerusakan gigi seperti karies atau gigi berlubang, kadar gula yang cukup tinggi juga menjadi penyebab utama munculnya berbagai macam gangguan kesehatan seperti obesitas atau resiko diabetes. Hal ini dikarenakan rasa kenyang dan tingginya kadar gula membuat anak merasa kenyang dan malas untuk mongkonsumsi makanan sehat lainnya. sehingga tubuh tidak akan mempunyai zat penetralisir sebagai pengimbang kadar gula yang tinggi dalam darah. Apalagi jika nantinya gaya hidup anak tidak sehat, maka tidak heran jika penyakit lainnya juga akan ikut muncul.

Mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah yang banyak juga akan membuat kinerja otak anak menurun. Mereka akan sulit untuk berkonsentrasi dan mudah mengantuk. Selain itu, emosional mereka juga akan menjadi sangat sensitive seperti mudah tersinggung dan sering merasa kelelahan hanya dengan melakukan sedikit aktivitas. Lebih parahnya lagi, para penelitia juga menyebutkan bahwa untuk anak-aak usia 10 tahun yang mengkonsumsi makanan ini setiap hari secara signifikan akan melakukan kekerasan pada usia 34 tahun. Meskipun factor lingkungan juga menjadi factor lain yang mempengaruhi.

Namun, apakah anak tidak boleh mengkonsumsi makanan manis lagi seperti permen dan coklat? Tentu saja boleh, namun harus dalam kategori wajar. Hal inilah yang perlu dipelajari oleh para orang tua karena mereka juga memiliki peran agar menjadi kebiasaan anak kedepannya.

Hal pertama yang perlu diketahui adalah tidak menjadikan permen dan coklat atau makanan manis lainnya sebagai kebiasaan. Banyak orang tua yang akan memberikan makanan-makanan ini untuk membujuk anak supaya tidak menangis atau marah atau menjadi oleh-oleh saat pulang kerja. Jika hanya satu atau dua kali dalam satu bulan tidak masalah, tapi jika dilakukan setiap saat.

Memberikan makanan manis yang sehat juga bisa dilakukan mengingat bahwa makana manis juga menjadi sumber energy bagi anak. Bawaka mereka coklat low fat atau kue manis untuk vegetarian yang rendah gula. Hal ini akan membantu mereka memiliki energy lebih tanpa menyebabkan ketagihan.

Mengawasi setiap asupan makanan juga dapat menjadi control apakah anda terlalu banyak memberikan makanan manis atau tidak pada anak. Cirinya, jika anak masih mau mengkonsumsi makanan sehat lain yang kaya mineral, protein, atau zat sehat lainnya artinya anda masih dalam batas wajar memberikan makanan manis itu. namun jika anak sudah menunjukkan malas untuk mengkonsumsi makanan sehat dan mengalami kegemukan, maka diet dan me-review lagi makanan anak harus dilakukan seperti porsi snack, susu, permen, atau coklat atau makanan yang mengandung gula lainnya.

Kandungan gula penting bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, namun jika berlebihan juga akan menjadi masalah. Sehingga lebih perhatikanlah kondisi anak anda. Semoga bermanfaat ya dan ayo belajar bersama menjadi orang tua cerdas :)

 


Related Article