Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 29 December 2014
 
ruang ber AC
Pendingin ruangan atau biasa disebut AC (air conditioner) menjadi salah satu hal yang saat ini hampir tidak dapat terpisahkan dari kehidupan kita. Apalagi karena cuaca Indonesia yang kian lama kian memanas, AC menjadi sat-satunya penolong. Generasi baru konsep pendingin ruangan setelah kipas angin ini tidak hanya menghindarkan kita dari masuk angin karena kipas angin, tapi juga ternyata memiliki beberapa dampak buruk untuk kesehatan kita.

Dampak buruk dari AC terjadi jika kita terlalu lama bersamanya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa terlalu lama berada di ruang ber AC dapat mempengaruhi kesehatan, beberapa diantaranya adalah mudah lelah, sulit bernafas, gangguan reproduksi, meningkatkan resiko bahaya pada ibu hamil, serta menyebabkan ketidak seimbangan hormone.

Efek mudah lelah ketika terlalu lama berada di ruang ber AC dikarenakan kurangnya pasokan udara segar ke dalam tubuh. Karena kandungan oksigen dalam ruang ber AC tidak sebanyak udara segar langsung di luar ruangan, maka badan pun akan lebih mudah lelah. Kelelahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan timbulnya masalah baru, diantaranya pusing, mual, gangguan syaraf, bahkan depresi.

Gangguan pernafasan seperti susah bernafas juga menjadi gangguan yang dapat timbul pada tubuh. Hal ini disebabkan bahan kimia yang banyak terdapat di pendingin ruangan seperti dichlorobenzene dan formaldehida yang dapat memicu gangguan pernafasan. Zat berbahaya lainnya seperti kandungan phthalates yang merupakan senyawa asam phtalic dapat menjadi pemicu permasalah reproduksi dan kehamilan. Hal tersebut dapat berakibat cacat lahir ataupun gangguan kehamilan yang lain.

Timbulnya ketidak seimbangan hormone juga dapat menjadi salah satu gangguan yang muncul akibat pemakaian AC yang terlalu lama. Penyebab utamanya sama seperti resiko kehamilan dan reproduksi, yaitu kandungan phthalates yang ada di dalam pendingin udara tersebut.

Namun, bagaimana jika kita terpaksa memang harus berada dalam ruangan ber AC untuk jangka waktu lama? Mungkin beberapa tips ini bias membantu.

Pertama, habiskan jam makan siang di luar ruangan ber AC. Selain dapat menghirup udara segar, makan di luar ruangan ber AC juga dapat menjadi lebih menyehatkan karena makanan tidak akan terpapar zat-zat berbhaya dari AC. Sedangkan untuk di rumah, bukalah pintu atau jendela saat tidak banyak orang di rumah seingga udara dapat berganti.

Mengatur suhu AC juga dapat dipakai untuk mengurangi dampak buruk AC pada badan kita. Mengatur suhu secara bertahap dan menyesuaikan dengan kondisi cuaca dapat membantu tubuh kita beradaptasi lebih baik sehingga tidak terlalu menggiligil kedinginan karena perubahan cuaca yang begitu drastic dari luar ruangan dan di dalam ruangan.

Memperbanyak minum air putih dan memakai pakaian hangat juga dapat menjadi penjaga tubuh agar terhindar dari resiko yang lebih besar dari AC. Selain, setidaknya menahan zat berbahaya langsung menempel pada tubuh, juga dapat menjaga badan tetap hangat.
 


Related Article