Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By   Article Published 09 August 2015
 
Mimisan yang terjadi pada anak-anak seringkali dianggap sebagai hal yang biasa terjadi. Namun, mimisan pada anak perlu menjadi hal yang patut diperhatikan bagi orang tua, apalagi jika datangnya tiba-tiba seperti tanpa terbentur atau jatuh. Mimisan juga perlu diperhatikan jika waktu datangnya sangat sering karena bagaimanapu, mimisan merupakan salah satu dari pendarahan yang memiliki penyebab, dan bisa jadi hal tersebut adalah serius.

Hal pertama yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah mengetahui kenapa mimisan pada si kecil bisa terjadi. Caranya tentu saja dengan konsultasi pada dokter. Dokter akan menanyakan kapan dan bagaimana mimisan terjadi, faktor yang memperingan dan memperberat, kondisi kesehatan secara umum, dan penyakit lain yang sedang dialami. Kemudian dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik, yaitu pemeriksaan secara umum seperti tekanan darah, kebiruan pada bagian tubuh lain, serta pemeriksaan lokal pada hidung.

Hasil dari pemeriksaan inilah dokter dapat menentukan kemungkinan-kemungkinan  penyebab mimisan. Tidak jarang dokter memerlukan pemeriksaan darah untuk menilai fungsi pembekuan darah dan pemeriksaan radiologis seperti rontgen kepala hingga CT Scan untuk menentukan adanya kelainan anatomis. Kerjasama tim dokter diperlukan untuk menentukan penyebab pasti terjadinya mimisan yang berulang. Selanjutnya terapi yang tepat akan diberikan sesuai dengan diagnosis yang ditegakkan dari pemeriksaan-pemeriksaan tersebut.

Secara umum, penyebab mimisan pada anak adalah perdarahan dari Pleksus Kiesselbach’s, yaitu anyaman pembuluh darah di bagian dalam rongga hidung. mukosa di bagian ini sangat rapuh dan tidak tahan terhadap stress mekanikal atau stres fungsional. Penyebab lainnya yang umum adalah tumor jinak pembuluh darah di bagian tengah hidung yang sering disebabkan oleh trauma mekanik, seperti mengupil. Penyebab lokal lain yang mungkin adalah rhinitis, pengaruh lingkungan (ketinggian, tekanan udara, kelembaban), trauma, benda asing, dan tumor.

Selain itu, kemungkinan penyebab lain dari mimisan adalah perdarahan yang tidak berasal dari hidung, tapi darah mengalir melalui hidung misalnya pada tumor nasofaring, tumor laring, hemoptysis, varises esophagus dan perdarahan dasar otak yang mengalir melalui sinus.

Penyakit sistemik juga dapat menyebabkan mimisan secara tidak langsung. Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan mimisan adalah infeksi akut, antara lain : flu, influenza, cacar, campak, tifus, kelainan pembuluh darah, kelainan darah, gagal ginjal, penyakit liver, gangguan endokrin dan penyakit keturunan lainnya.

Setelah mengetahui apa saja yang menyebabkan mimisan, orang tua juga perlu tahu mimisan yang bagaimana yang berbahaya. Mimisan ringan mungkin tidak menimbulkan efek berbahaya bagi anak, namun mimisan yang lebih berat membutuhkan tata laksana yang cepat dan tepat.  hal ini dikarenakan anak-anak memiliki volume cairan tubuh lebih sedikit daripada orang dewasa, sehingga kehilangan darah yang terihat hanya sedikit dapat berbahaya bagi anak.

Banyak sedikitnya mimisan pada anak tidak bisa menjadikan patokan berbahaya atau tidak, karena harus dilihat keadaan umum anak sebelum dan sesudah mengalami mimisan. Jika anak cukup sering mengalami mimisan dalam jumlah yang relatif banyak, dapat menyebabkan kekurangan darah, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, sehingga bahaya pada setiap individu tidak bisa disamakan. Penilaian oleh dokter yang berkompetensi diperlukan untuk menentukan apakah mimisan yang dialami oleh anak termasuk kategori mimisan yang berbahaya atau tidak.

 


Related Article