Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 02 March 2015
 
 botol ASI kaca
 Botol ASI Kaca
 pompa asi
 Breast Pump
 steril botol
 Bottle Sterilizer
 penghangat botol
 Bottle Warmer
Memberikan ASI eksklusif bagi bayi adalah harapan setiap bunda. Namun, kesibukan pekerjaan bagi para wanita karir banyak menjadi penghalang untuk pemberian ASI eksklusif. Namun, semakin majunya dunia kaesehatan, pemberian ASI eksklusif saat ini masih dimungkinkan dengan sistem penyimpanan ASI. Maka dari itu, memahami cara menyimpan ASI menjadi sangat penting untuk diketahui.

Bagaimana cara penyimpanannya?

Hal pertama untuk memulai proses ini adalah menyiapkan alat perah serta botol atau tempat penyimpanan ASI. Tempat penyimpan asi bisa menggunakan botol yang memiliki tutup rapat atau kantong penyimpan yang khusus untuk ASI. Tambahan lainnya adalah cooler bag beserta pendinginnya yang bisa bunda gunakan untuk menyimpan ASI saat berpergian keluar.

Untuk memerah ASI perah, bunda bisa menggunakan tangan, pompa manual, atau pompa elektrik. Bunda bisa menyesuaikan dengan kenyamanan bunda dalam pemakaiannya. Begitu juga dengan tempat penyimpanannya, baik plastic atau botol juga silahakn disesuikan dengan kebutuhan. Khusus untuk yang plastic, harus memiliki label BPA-free yang aman digunakan untuk panas.

ASI perlu didinginkan sebelum satu jam setelah dipompa. Karena pada suhu ruangan ASI hanya bisa bertahan 6-8 jam saja. Sedangkan pada suhu 4 derajat celcius ASI dapat bertahan sampai 5 hari. Pemberian label dan tanggal menjadi penting agar pemakaian ASI bisa terorganisir. Selain itu, isi penyimpanan sesuai dengan jumlah yang dapat bisa langsung habis sehingga tidak akan terbuang. Karena menyimpan kembali ASI yang tidak habis dikonsumsi akan berbahaya bagi bayi.

Jika ingin menyimpannya lebih dari 5 hari, bunda bisa membekukannya dengan suhu -18 derajat atau lebih rendah. Pada kondisi beku seperti itu, ASI dapat bertahan paling tidak 3-6 bulan. Namun, ASI yang dapat dibekukan adalah ASI yang baru selesai di pompa atau sebelum 48 jam di lemari pendingin.

Proses penghangatan ASI yang benar

Proses penghangatan ASI setelah dari freezer juga memerlukan perhatian karena tidak bisa dilakukan sembarangan. Bunda bisa mengambil botol ASI dari freezer dan meletakkannya di suhu ruangan atau diatas mangkok dengan air panas. Jangan pernah mencairkan ASI di microwave karena akan merusak kandungan dalam ASI yang anda berikan.

Bunda bisa mengaduk merata untuk memisahkan krim dalam ASI dan berikan ASI saat benar-benar cair seluruhnya. Jika dirasa sudah berbau asa, ASI sudah masuk dalam kategori rusak dan tidak boleh diberikan kepada bayi.

Bagaimana bunda, Semoga penjelasan cara menyimpan asi diatas membantu ya

 


Related Article