By Kukuh Wira K  Article Published 10 March 2015
 
gurita vs stagen
 
Cara mengecilkan perut menjadi salah satu hal yang paling mendapat perhatian, terutama bagi mereka yang baru saja melahirkan. Pemakaian segala cara pun semakin banyak dijalani, salah satunya adalah menggunakan stagen dan gurita. Pemakaian ini dari dulu telah dipercaya untuk bisa mengembalikan bentuk badan.

Penganjuran pemakaian stagen adalah untuk membuat perut kembali kencang dan langsing. Penggunaan stagen atau gurita memang diyakini sebagai cara agar membantu mengempiskan perut dan membuang angin dalam rongga perut. Selain itu gurita atau stagen juga dimanfaatkan untuk menjaga perut tidak melar, menjaga pelebaran tulang pinggul, membantu pengecilan rahim, menahan otot-otot perut, serta menghindari peregangan pinggul akibat peregangan saat hamil. Tapi apakah itu benar dan terbukti kebenarannya? Dan apakah pemakaian stagen dan gurita ini dianjurkan oleh para ahli kesehatan?

Kata dr Riza Hendrawan Nasution, SpOG, sebenarnya dalam dunia kedokteran tidak dianjurkan pasien yang baru melahirkan memakai stagen. Pasalnya stagen atau gurita sama sekali tidak memberikan efek positif dalam mengencangkan dan mengecilkan perut.

Saat hamil, otot-otot tubuh memang menjadi kendur, khususnya otot dinding perut dan dasar panggul. Jalan terbaik dan sehat cara mengatasinya adalah dengan melakukan aktivitas senam atau olahraga seperti sit up, jogging, dan lainnya. Tapi jangan mengangkat beban yang berat. Hal itu lebih efektif untuk mengencangkan kembali otot perut, dibanding memakai stagen atau gurita.

Memakai stagen atau gurita memang diperbolehkan, namun stagen dan gurita hanya bersifat pasif dan tidak memberikan efek sama sekali pada perut. Pada saat memakai stagen, perut memang akan terasa kencang. Namun, setelah stagen dilepas maka perut akan kembali kendur seperti semula.

Para ahli juga mengungkapkan bahwa dibanding stagen, penggunaan gurita lebih dianjurkan. Hal ini dikarenakan gurita tidak membalut perut terlalu kencang seperti stagen. Saat ini sudah banyak gurita yang dijual dengan model yang lebih sederhana dan lebih modern yang biasanya dikenal dengan sabuk pasca melahirkan.

Untuk penggunaan gurita bagi ibu yang melahirkan secara caesar perlu ditunggu dulu selama setidaknya satu minggu. Para ibu harus melihat apakah jahitannya sudah kering atau belum. Jika masih basah, akan sangat membahayakan apabila dipakaikan gurita atau stagen. Bisa-bisa jahitan bekas operasi tersebut akan terbuka kembali atau bahkan bernanah.

Penggunaan gurita atau sabuk hamil yang lebih disarankan daripada stagen sebenarnya untuk lebih membantu kenyamanan ibu pasca melahirkan untuk bergerak. Sedangkan untuk kembali ke bentuk badan semula perlu usaha yang lebih aktif seperti olahraga dan menjaga pola makan.

 


Related Article