Toko Perlengkapan bayi murah online Niceforkids


Customer Service

SMS / WA / Hotline
CSO1 : 082-257-808-440
CSO2 : 081-326-856-004
PIN BB : By Request
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Produk
Clodi Mikiwili
Popok Dewasa
Q-Tan Celana Sunat

Rekening Pembayaran
Testimonial

dhaniari febrianty
terima kasih Nice for Kids, barangnya sudah sampe, cepet banget. Leggingnya bahannya tebel banget. jd pengen belanja lagi niih hihihii



By Kukuh Wira K  Article Published 29 April 2015
 
bedak padat pigeon 
Penggunaan bedak bayi memang sudah menjadi kebiasaan bagi para orang tua. Tentu saja alasannya adalah agar bayi terbebas dari keringat yang data mengiritasi kulit mereka. Terutama pada lipatan-lipatan badan bayi yang masih sangat sensitif terhadap kelembapan. Sehingga, para orang tua dengan suka hati menaburkan bedak tersebut pada bayi. Namun, tahukah bunda bahwa tindakan tersebut ternyata dapat menimbulkan bahaya?

Para penelitian ahli seperti American Academy of Pediatrics memberikan wejangan keras terhadap penggunaan bedak pada bayi tanpa mengetahui ilmunya. Salah satu alasannya adalah serbuk bedak yang memiliki beberapa kandungan berbahaya dapat dengan mudah dihirup oleh bayi. Pada serbuk bedak tersebut sebagian bahannya ternyata dapat memicu kangker.

Hal pertama yang perlu diketahui adalah tentang tata cara penggunaan. Jika bunda termasuk orang yang memberikan bedak bayi dengan cara langsung menuangkannya ke kulit bayi secara tebal, lebih baik mulai hentikan kebiasaan tersebut. Cara yang tepat adalah dengan menaruhnya dulu pada tangan bunda lalu baru mengusapkan tipis pada lipatan-lipatan yang mungkin akan terasa lembab nantinya. Tidak perlu memberikan bedak di seluruh badan karena meminimalkan penggunaan bedak bayi yang kebanyakan bersifat tabur akan lebih baik.

Berikan bedak tabur secukupnya saja, terutama saat bayi baru selesai mandi dan buang kotoran. Kebanyakan orang tua akan menuangkan bedak tebal-tebal yang sebenarnya malah akan menghambat sirkulasi udara di kulit. Dan dalam kondisi terburuk akan menjadikan bayi mengalami ruam popok. Cukup basuh dengan air hangat menggunakan kapas dan keringkan dengan waslap yang lebut. Hal ini akan lebih menghindarkan bayi dari iritasi.

Mengganti bedak tabur menjadi bedak padat yang diusapkan dengan spons lembut dan halus juga bisa menjadi pilihan para bunda. Terlebih jika bunda mulai meluangkan waktu untuk membaca setiap komposisi bedak yang akan digunakan. Hindari bedak yang mengadung talc yang merupakan bahan yang didapat dari batu mineral yang digiling menjadi butiran halus dan disinyalir bisa menyebabkan radang paru-paru. Beralihlah pada bedak yang memiliki komposis organik seperti cornstarch (jagung, beras gandum dan sejenisnya) yang lebih dikenal dengan istilah granul polisakarida.

Menggunakan bedak pada bayi bisa tetap dilakukan, asalkan tidak berlebihan dan memahami aturannya. Sehingga hal tersebut tidak berbalik membahayakan si bayi.
 
Semoga bermanfaat

 


Related Article