By Kukuh Wira K  Article Published 15 December 2014
 
asi vs sufor
 
Di 6 bulan kehidupan seorang bayi, mereka tidak bisa mengonsumsi apapun kecuali susu. Air susu ibu (ASI) merupakan satu-satunya susu yang bisa menunjang pertumbuhan si kecil dan memenuhi semua nutrisinya sampai umur 6 bulan dimana MPASI sudah diperbolehkan. Namun, banyaknya bunda yang merasa air susu mereka tidak cukup, mereka juga memberikan susu formula pada si kecil.
 
Selama ini memang kita mengenal dua jenis susu, yaitu susu ibu atau biasa disebut ASI dan susu formula untuk bayi baru lahir. Namun tahukah bunda bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada perkembangan si kecil ketika mereka mengonsumsi air susu dari ibunya dan ketika mereka mengonsumsi susu formula?

Apa saja perbedaannya?

Bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif akan tumbuh lebih cepat pada 3-4 bulan pertama kehidupannya. Namun setelah masa tersebut mereka akan tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan bayi lain yang mengonsumsi susu formula. Hal ini sudah diujikan pada dua bayi yang full mengonsumsi air susu ibu selama 6 bulan pertama hidupnya dan full susu formula di waktu yang sama.

Perbedaan berat juga menjadi salah satu hal yang terlihat cukup signifikan. Pada bayi yang menyusu asi mereka memiliki berat lebih ringan dibandingkan dengan bayi sufor. Hal ini dikarenakan kandungan glukosa pada asi dan sufor sangat jauh berbeda. Sufor memiliki tingkat gula yang tinggi dan jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan obesitas di masa kemudiannya.
 
Hal yang wajar dianjurkan untuk memberikan si kecil ASI eksklusif. Hal ini untuk menjamin masa depannya seperti kemampuan berfikir dan motorik sehingga mempengaruhi kecerdasannya. Karena dibandingkan dengan faktor apapun, pemberian ASI menjadi pilihan terbaik. 

Bagaimana jika bunda tidak bisa mengeluarkan ASI?

Banyak ahli mengatakan bahwa hal yang sangat tidak wajar jika ASI tidak keluar pada bunda yang baru saja melahirkan. Meskipun ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhinya, tidak keluarnya ASI lebih mengarah pada bagaimana bunda melakukan prosesnya. Di awal masa menyusui, ASI memang akan keluar sedikit dan hal ini banyak disalah artikan bahwa ASI tidak keluar. Padahal memang ASI hanya akan keluar sedikit menyesuaikan dengan konsumsi bayi dan lambat laun akan bertambah banyak volumenya. Sehingga dianjurkan untuk terus berusaha memompa ASI meskipun hanya keluar sedikit serta ditambahi dengan asupan makanan yang baik.
 
Jika terpaksa tidak bisa memberikan air susu ibu dikarenakan sesuatu hal seperti sakit contohnya, bunda bisa melakukan donor ASI untuk si kecil yang saat ini sudah bisa ditemukan di banyak rumah sakit. Dengan donor ASI si kecil tetap mendapatkan kebutuhan ASI nya.

Namun, jika tidak ingin mengikuti metode tersebut dan lebih memilih susu formula, pilihlah susu dengan kandungan paling baik. Lihatlah terlebih dahulu bahan penyusun nutrisi susu terutama pada kadar gula di dalamnya untuk meghindari obesitas di masa depan. Setelah 6 bulan, mulai fokuskan untuk MPASI yang bisa mengejar ketinggalan nutrisi dari bayi ASI eksklusif yang lainnya dan cobalah untuk berpindah ke susu segar yang setidaknya memiliki kandungan lebih baik dan lebih alami. 

Semoga bermanfaat
 
 

Produk terkait yang ada di Niceforkids :

asi booster tea mama soya baju menyusui breast pump
 ASI Booster Tea Mama Soya  Pakaian Menyusui  Pompa ASI
 


Related Article